Follow me!!

Monday, 21 December 2015

Congrats to Our First 'S.S' (to be) in Sasing 2012 !!!



Guess where am I?

God! Can't believe it! This day has come already.... !! 
Today, December 21st, 2015, one of my best friend in uni has done her thesis oral defense! Ya, meskipun bukan aku yang sidang skripsi hari ini, but my heart was jumping around in glee when she came out from the examination room. Apalagi dia adalah mahasiswa prodi Bahasa dan Sastra Inggris angkatan 2012 pertama yang menjalani sidang skripsi. So proud of you, girl!

Dear, Utari Nurhayati
Congratulation!
Now, you're a step ahead for your wedding  graduation day.
Thank you for being such a good friend for me :) 
P.S: I wish I can have bit of your gupuhness so I can write my own thesis faster :D
\



Sunday, 13 December 2015

What I've been up to lately...

di sela sesi working ala-ala 

Sebelum semester 7 dimulai, aku optimis banget kalau aku bisa nyelesaiin skripsi di semester ini. But, things are easier said than done. Sebenernya skripsi itu sangat memungkinkan banget untuk diselesaikan, apalagai skripsinya anak linguistik yang datanya bejibun dimana-mana. Tapi berhubung skripsi itu dikerjakan sendiri, kita sendiri yang nentuin pace-nya, cepet atau enggak. In my case,aku sendiri tipe orang yang sedikit punya self-discipline dan self-motivation. Jadi semuanya, harus ada yang ngoprak-oprak biar bisa maju lebih cepet.Ditambah lagi, kedua pembimbing skripsiku itu bukan tipe yang ngoprak-oprak, secara beliau berdua dua dosen senior yang jam terbangnya tinggi dan aku mah apa atuh bagi beliau berdua. Walhasil, bahkan 1/5 dari skripsiku pun belum clear gara-gara baru satu kali bimbimbingan dan  belum aku terusin. *ngapunten pak*

Tapi jadi mahasiswa skripsi bukan berarti aku nganggu karena kegiatan kuliah udah berkurang drastis. Sebaliknya semenjak kegitan kuliah berkurang drastis jadwal malah semakin padat karena ada berbagai rutinitas yang lumayan menyita pikiran diantaranya:


  1. Kuliah (yang cuma 2 sks alias satu kali pertemuan per minggu) dan minggu kemarin adalah last meetingnya atau dengan kata lain kuliah Australian Studies kemarin adalah kuliah terakhir aku sebagai mahasiswa S1 (hiks :') ). And thanks to Bu Ivonne, yang bikin kuliah terakhir gak membosankan dan aku juga dapet banyak hal, it was such a great time!
  2. Kursus Bahasa Jepang. Selain untuk mantepin lagi Bahasa Jepang yang aku pelajarin waktu SMA , aku juga masih nyimpen mimpi untuk belajar di Jepang (despite of me being of an ENGLISH Dept. student). Selain itu it will be a plus value for me kalau punya keahlian berbahasa asing (selain Inggris) untuk job-hunting nanti.
  3. Workout (re: ngecover dance Kpop ala-ala). Biasanya sehabis pulang kuliah dan kursus, aku luangin waktu sekitar 45 menit untuk membakar sedikit lemak di tubuh dengan cara nge-dance pake musik K-pop. Hasilnya meskipun gak signifikan tapi lumayan menjaga berat badan biar gak nambah. Meski begitu aku masih berusaha keras buat ngurusin beberapa bagian tubuh yang masih endut T.T. Mungkin hasilnya sendiri belum maksimal karena aku juga kurang disiplin in doing this routine, karena waktunya mepet banget waktu untuk nyiapin bahan buat ngajar.
  4. Jadi tutor Bahasa Inggris. Meski aku sudah tutor Bahasa Inggris dari 2 tahun lalu, Alhamudillah, semester ini adalah semester paling padat (bahkan sampe ada yang harus di waiting list) buat BRIGHTER (English Private Course yang aku bikin). Sebenernya aku mau ngerekrut beberapa tutor untuk wilayah Batu, tapi entah kenapa belum ada yang cocok. If you want to join as a tutor please visit www.brighter-english.blogspot.com for further info :)
  5. Freelancing. Meski aku belum bisa ngambil job secara rutin tapi untungnya ada aja job waktu butuh duit tambahan. Job yang aku kerjakan pun bisa bervariasi, bisa jadi virtual assisstant/admin, martket researcher, translator, hingga copywriting. Jadi buat kalian yang butuh jasa-jasa tersebut don't mind to call me hehehe *sekalian iklan*. Agar lebih profesional, rencanannya aku bakal bikin brand sendiri untuk copywriting ini, doakan ya :D
  6. Nonton drama Korea + fangirling. This is my biggest distractor untuk nyekripsi, yet this is also my stress reliever ketika habis dikejar-kejar tuntutan bikin soal/ bahan ngajar. Entah kenapa bebera semester belakangan ini I'm reaalllly into Korean things, mulai dari manhwa dan webtoonya, drama, hingga yang terakhir ini adalah Kpopnya.

Rencanyanya di semester depan aku mau ngurangangi beberapa kegiatan dan lebih fokus untuk nulis skripsi biar bisa  lulus di 2016 nanti. Semangat!! 

Sunday, 4 October 2015

A Mysterious Boy with A Bag of Mung Beans

Waktu itu hari sudah agak sore, jalan pulang agak sepi karena memang jam pulang sekolah sudah lewat beberapa jam.   Puncak  keramaian rute jalan yang hampir setiap hari aku lalui untuk pulang memang selalu pada jam anak sekolah berangkat atau pulang. Ketika itu aku pulang agak terlambat karena ada kelas intensif wajib di sekolah untuk anak kelas 9. Seperti biasa, aku pulang sendirian karena mayoritas teman-temanku naik kendaraan umum atau dijemput. Sedangkan aku pulang jalan kaki karena jarak rumahku lumayan dekat dari sekolah.

Ketika hampir setengah perjalanan, tepatnya di depan pemakaman umum ada seorang anak cowok mendatangiku. Aku lupa wajahnya, tapi yang aku ingat dia bawa satu katong plastik yang isinya kacang hijau. Waktu kutanya itu apa dia bilang  untuk makan nanti. Entah apa alasannya ia langsung jalan disebelahku, aku sendiri merasa agak takut dan parno ketika ada orang asing yang tiba-tiba mendatangiku. Dia sepertinya juga bisa membaca ekspresi ketakutan yang ada di wajahku, seketika itu dia tanya, “Kenapa? Takut ya?”. Karena sedikit sungkan aku jawab, “Nggak kok . Cuma kaget aja karena kamu tiba-tiba datang”. Setelah itu dia bilang yang kurang lebih begini: “Aku bukan orang jahat kok, aku cuma takut kamu kenapa-kenapa”. Aku sendiri heran dong… wong aku ga kenapa-kenapa dan gak ada apa-apa di sekitar situ.

Di dalam perjalanan kami sempat salaing kenalan, but unfortunately aku lupa namanya. Yang aku ingat kalau ga salah dia anak SMP terbuka (yang lokasinya jadi satu sama sekolahku waktu itu)dan tiap hari jalan pulang kaki ke asramanya yang lumayan jauh (dia sempat bilang detailnya tapi lagi-lagi aku lupa). Waktu itu dia juga gak pakai baju biasa, bukan seragam.  Waktu itu aku sendiri sempat agak parno dan takut dia bermaksud jahat. Oleh karena itu di tengah jalan, aku ambil rute lain dengan alasan mau ke mampir ke rumah nenekku and I say bye to him awkwardly. Dia sendiri sepertinya bisa membaca ‘wajah takutku’ dan kemudian pergi sambil tersenyum ramah.

Sejak itu aku gak pernah ketemu lagi dengan cowok itu. Tapi berbulan-bulan setelah hari itu ada sebuah kejadian yang lumayan bikin trauma. Dan kejadian ini menjawab rasa penasaranku kenapa waktu itu dia bilang ‘gak pingin aku kenapa-napa.’ … (Maybe next I’ll post the traumatic incident)
And I have to give him a HUGE THANKS and BIG SORRY karena dia mungkin berniat melindungi aku sedangkan aku suudzon sama dia…



Saturday, 29 August 2015

Finally We Meet, Skripsi :3

Gak terasa, sekarang aku udah resmi jadi mahasiswi semester 7 di salah satu universitas di Malang. Kalau inget masa-masa dulu ketika sempat galau dan frustasi kayak orang gak waras gara-gara sempat ditolak jalur undangan *iya emang alay banget :")*.

Sebenernya dari beberapa waktu yang lalu aku mau nulis tentang pengalaman magang. Tapi karena berhubung kelupaan terus, rencanya akan aku share di postingan selanjutnya dalam bentuk throwback *itung-itung buat kenang-kenangan*.

Di postingan kali ini aku mau ngumumin bahwa sekarang one of my achievement in my life has been unlocked. What is that?
 ....S.K.R.I.P.S.I......

Yap! Dua hari yang lalu pengumuman mengenai dosen pembimbing skripsi beserta judul skripsi yang disetujui jurusan, resmi diumumkan. And you know what? Ternyata alternatif judul keduaku yang disetujui. Judul lebih berat daripada pilihan yang pertama karena obyek penelitiannya masih lumayan baru di Indonesia, serta referensinya yang lumayan terbatas. Emang jodoh atau kenapa, dari semester 1 dulu kepikiran untuk bikin skripsi tentang crowdsourcing translation. Namun, seiring berjalannya waktu aku sempat jatuh cinta sama topik lain, yaitu speech act yang aku jadikan alternatif pertama (dan gak disetujui :"( )

Another surprise is... ketika lihat  nama dosen pembimbingnya langsung atiku ndredeg . Gimana enggak, kedua dosen tersebut terbilang sangat amat mumpuni di bidang translation. Ditambah lagi, beliau berdua juga (kayaknya) memberikan sedikit toleransi dengan yang namanya kesalahan, apalagi masalah tata bahasa! MATI AKU!! Secara aku reckless banget kalau masalah tata bahasa, grammar, atau semacamnya. Rasane aku kudu koyok ngejus bukune Betty Azar :".

Tapi ya semoga dengan Allah memberikan aku kedua dosen terbut, tata bahasa ku menjadi semakin sempurna. Siapa tahu nanti skripsiku ntar udah berkualitas thesis S2 hehehe *ngarep*

Sunday, 14 June 2015

Tempat Magang untuk Jurusan Sastra Inggris (atau jurusan sastra lainnya)



tempat magang sastra inggris
credit: http://www.mmbarcoding.com/


Mungkin bagi kalian mahasiswa Sastra Inggris atau mahasiswa sastra lainnya ada yang merasa, “Aku kuliah di jurusan ini gunannya apa ya?” atau “Nanti kamu kerja jadi apa?”. Pertanyaan itu juga aku tanyain ketika kuliah sudah masuk semester-semester pertengahan. Pertanyaan tambahan pun muncul ketik memasuki masa-masa pra –magang, “Kerjaan apa ya yang nyambung sama jurusanku?”. Mungkin akan banyak orang yang bakal menjawabnya di translation. Emang sih,  jadi penerjemah itu profesi dimana kita bisa menerapkan ilmu-ilmu yang kita pelajari selama kuliah. Tapi beberapa orang mungkin gak cocok dengan sistem kerja penerjemah yang selalu dideadline.  Selain itu, cari tempat magang untuk anak sastra Inggris juga gak semudah anak-anak dari jurusan ekonomi atau psikologi.

Nah, kali ini aku akan ngasih beberapa inspirasi untuk kalian para mahasiswa sastra inggris, sastra Indonesia, sastra Jepang, sastra Perancis, sastra Jerman, sastra Mandarin, atau sastra-sastra lainnya yang sedang mencari tempat magang. Semuanya aku rangkum berdasarkan pengalamanku ketika hunting informasi tempat magang.

READ MORE>>>>

Monday, 2 February 2015

AKU PINTAR (PART II)


A majestic view from Desa Taji. *Ignore my horrible face at that time*
Rencana untuk berangkat lebih pagi akhirnya gagal karena para panitia bangun telat dan antri untuk pakai kamar mandi. Ketika mau berangkat, datang seorang wali murid SD Taji 2 ke Kantor Desa. Ternyata beliau mengantarkan putrinya agar bisa ikut rombongan kami untuk berangkat ke SD Taji 2. Padahal rumahnya ada di daerah atas (dekat SD Taji 2), dan sengaja menginap di dekat Kantor desa, ya ampun :’)
Ketika sampai di SD Taji 2, lagi-lagi kami disambut antusias oleh para murid. Ketika salah satu dari mereka ditanya sampai di sekolah jam berapa, dia menjawab jam 6. Ya ampun! Jadi merasa bersalah karena kami molor sekitar 1 jam (harusnya kami sampai jam 7). Bahkan ada salah satu dari mereka yang rumahnya berjarak 30 menit dari sekolah dan dia harus jalan kaki :’)
Di hari kedua ini, kegiatan memang lebih difokuskan pada hal-hal yang menyenangkan. Mulai dari cerdas cermat berhadiah, melukis totebag, jalan-jalan ke Coban Siuk, sampai main futsal bersama.  Untunglah, anak yang kemarin dituduh mengambil bola sudah masuk seperti biasa dan kembali akur bersama teman-temannya. Bahkan, dia sempat membantu kami, tim logistik, menyiapkan alat-alat untuk games. Selain itu, di juga membantu ‘menjaga’ perlengkapan games yang iseng diambil oleh anak-anak yang lain.

Sunday, 1 February 2015

AKU PINTAR (PART I)

Gak terasa ya, time flies so fast. Meski tahun 2014 lalu aku udah berniat untuk lebih aktif nulis di blog, tapi apa daya semua tulisan itu cuma berakhir di bagian draft aja u,u.  Bahkan waktu tahun baru yang lalu aku udah bikin semacam tulisan mengenai resolusi-resolusi untuk 12 bulan kedepan. Sayangnya tulisan itu juga bernasib sama dengan tulisan-tulisan lain, terbengkalai karena lupa atau males ngelanjutin.  To cover it up, aku sekarang mau berbagi cerita tentang kegiatanku di akhir pekan penghujung Januari lalu, tepatnya tanggal 24-25 Januari. 

aku pintar ifl malang

Jadi ceritanya sejak November 2014 yang lalu, aku resmi tergabung di sebuah organisasi pemuda yang fokus bergerak di bidang-bidang sosial, yaitu IFL atau Indonesian Future Leaders Chapter Malang. Salah satu kegiatan utama IFL ini adalah menyelenggarakan proyek-proyek sosial, dan aku menjadi panitia di salah satu proyek yang bernama ‘Aku Pintar’. Proyek ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan motivasi kepada anak-anak usia SD di daerah Malang Raya yang kurang maju. Acara Aku Pintar ini dilaksanakan selama dua hari. Di hari pertama lebih difokuskan untuk pemberian materi, sedangakan di hari kedua mereka kami ajak untuk cerdas cermat dan jalan-jalan ke Coban Siuk.